
Waduh! Anting Tak Bisa dilepas, Wanita Ini Datangi Damkarmat Barito Utara
Muara Teweh – Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Barito Utara kembali menjadi pusat perhatian setelah menangani sebuah kasus yang terbilang unik.
Kali ini, bukan kebakaran atau evakuasi hewan, melainkan permintaan seorang warga untuk membantu melepaskan anting yang terjebak di telinga.
Perempuan bernama Nurul, warga Jalan Mangkusari, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, tiba di markas Damkarmat, Jumat (4/4/2025) sekitar pukul 16:11 WIB.
Nurul datang bersama adiknya, memohon bantuan petugas untuk melepaskan anting yang tidak bisa ia lepaskan sendiri.
Menurut Kabid Damkarmat Kabupaten Barito Utara, Tri Indra Hartono, masalah yang dialami Nurul adalah karet penahan anting yang sudah mengeras dan tersangkut di telinganya.
“Dia kesulitan melepaskan antingnya karena karetnya sudah keras dan tersangkut. Petugas piket jaga langsung melakukan tindakan setelah mendapat laporan itu,” ujar Tri Indra.
Walau bukan kejadian yang sering terjadi, petugas Damkarmat dengan sigap menanggapi permintaan tersebut dan berhasil membantu Nurul melepas antingnya dengan aman.
“Anting itu bisa dilepaskan dalam waktu 15 menit oleh petugas,” kata Tri Indra.
Ini merupakan kali pertama Damkarmat Barito Utara menangani kasus seperti ini, meski dalam tiga bulan terakhir mereka sudah menangani lebih dari 20 kasus pelepasan cincin yang tersangkut di tubuh warga.
Selain itu, petugas Damkarmat juga terlibat dalam 2 kali pemadam kebakaran, 30 kali evakuasi ular, dan 10 kali evakuasi sarang tawon.
“Kasus seperti ini memang jarang terjadi, tapi kami tetap siap membantu warga dalam berbagai situasi,” tandas Tri Indra.(man)