DPRD Barito Utara

Minta Penyusuran Air Bersih Merata, Ketua DPRD Tegaskan Jangan Ada Warga yang Terlewat

SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Hj. Mery Rukaini, menegaskan pentingnya keadilan dan pemerataan distribusi air bersih gratis yang saat ini sedang disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara ke wilayah-wilayah terdampak krisis air, Selasa (18/8/2026).

​Hj. Mery Rukaini menginstruksikan agar pergerakan armada tangki air gabungan yang dikerahkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menyisir hingga ke gang-gang kecil serta kawasan padat penduduk.

Menanggapi instruksi tegas Bupati Barito Utara H. Shalahuddin dan pengawasan teknis oleh Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Ketua DPRD Barito Utara mengingatkan bahwa efektivitas penanganan darurat ini sangat bergantung pada eksekusi di lapangan.​

“Kami mendukung aksi tanggap emergency ini. Namun, kami menekankan agar pengawasan di lapangan benar-benar diperketat. Jangan sampai ada warga Barito Utara yang terlewat atau kesulitan mendapatkan air bersih hanya karena lokasinya sulit dijangkau armada,” tegas politisi senior Demokrat itu.

Menurutnya, krisis air bersih menyangkut kebutuhan harian yang sangat mendasar seperti memasak, minum, dan sanitasi, sehingga penyalurannya harus dipastikan tertib, adil, dan tidak pilih kasih.

Untuk memastikan pendistribusian air bersih gratis ini berjalan tepat sasaran, Hj. Mery Rukaini menyarankan Pemkab Barito Utara bersama PDAM dan Satgas Terpadu untuk membuka skema pelaporan cepat atau hotline pengaduan bagi masyarakat yang wilayahnya belum tersentuh bantuan tangki air.​

“Sinergi antarperangkat daerah sudah sangat baik. Langkah krusial berikutnya adalah merespons cepat laporan dari lingkungan warga yang belum kebagian air. Dengan menyisir seluruh pemukiman terdampak secara merata, kehadiran pemerintah daerah benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” ujarnya.

Di samping pengawasan distribusi darurat, Hj. Mery Rukaini memastikan bahwa DPRD Barito Utara akan terus mengawal proses pembenahan teknis di tubuh PDAM Barito Utara agar pasokan air perpipaan dapat kembali normal sepenuhnya dalam waktu singkat.​

“Penanganan darurat dengan tangki air ini adalah solusi jangka pendek yang harus dikawal ketat distribusinya. Namun target utama kita tetap penormalan jaringan PDAM. Kami siap memberi dukungan penuh dari sisi fungsi pengawasan dan penganggaran demi keandalan layanan air bersih di Barito Utara,” pungkas politisi perempuan tersebut.(man)

Back to top button