Ketua dan Anggota DPRD Hadiri Pemakaman Mantan Bupati H. Nadalsyah Koyem
SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Suasana duka mendalam menyelimuti Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Ribuan masyarakat tumpah ruah mengantarkan kepulangan terakhir mantan Bupati Barito Utara dua periode 2013–2018 dan 2018–2023, H. Nadalsyah atau yang akrab disapa H. Koyem, menuju tempat peristirahatannya yang terakhir.
Jajaran pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, termasuk Ketua DPRD secara langsung, turut hadir berbaris bersama ribuan pelayat untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok pemimpin yang dikenal sangat merakyat, visioner, dan berjasa besar bagi pembangunan di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
Prosesi pemakaman tokoh yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Tengah ini dipusatkan di kawasan kompleks Masjid Islamic Center (Masjid H. Muhammad Sidik), Muara Teweh. Pemilihan lokasi ini merupakan bentuk penghormatan mendalam atas kecintaan almarhum terhadap syiar Islam dan dedikasinya dalam membangun fasilitas keagamaan selama masa kepemimpinannya.
Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Bupati, Wakil Bupati, pejabat daerah, serta wakil rakyat dari DPRD Barito Utara menunjukkan betapa besar rasa kehilangan atas kepergian almarhum. Isak tangis keluarga dan ribuan pelayat pun pecah tatkala peti jenazah mulai diberangkatkan menuju liang lahat.
Pimpinan dan anggota DPRD Barito Utara menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas wafatnya H. Nadalsyah. Menurutnya, almarhum adalah teladan kepemimpinan yang sukses membawa perubahan signifikan bagi kemajuan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat Barito Utara.
”Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Barito Utara, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Beliau adalah sosok pemimpin yang luar biasa dan dekat dengan masyarakat,” ungkap perwakilan DPRD Barito Utara di sela-sela prosesi pemakaman.
Rangkaian prosesi, mulai dari shalat jenazah berjemaah di Masjid H. Muhammad Sidik, pengantaran ke tempat peristirahatan terakhir, hingga prosesi penutupan liang lahat dan tabur bunga, berlangsung khidmat, sakral, dan tertib.
“Jasa, dedikasi, serta karya pembangunan yang beliau tinggalkan akan selalu dikenang oleh masyarakat Barito Utara,” tutupnya.(man)
















































