Dandim 1013/Mtw Ajak Semua Pihak Kawal Program MBG
SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Dandim 1013/Mtw, Letkol Nurwahid, menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif nasional yang memerlukan sinergi dari seluruh elemen masyarakat. Ia menyebut keberhasilan program unggulan Presiden ini tidak hanya bertumpu pada TNI, melainkan tanggung jawab bersama.
“MBG ini memang progam nasional, tentunya semua elemen dapat berpartisipasi bukan hanya TNI saja. Bahkan TNI (Kodim 1013/Mtw) masih belum ini. Yang sudah berjalan dan membuat titik MBG (Barito Utara) adalah polisi kemudian swasta,” katanya saat buka puasa bersama awak media di Balai Komando Kodim 1013/Mtw, Selasa (17/3/2026).
Menanggapi banyaknya pro-kontra yang beredar di media sosial, Dandim meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam menyerap informasi. Ia menyayangkan adanya pihak-pihak yang membesar-besarkan kendala teknis kecil untuk menyudutkan program secara keseluruhan.
​”Kadang orang mudah diprovokasi hal sepele yang mungkin melenceng dari petunjuk Presiden. Contoh jika ada makanan kurang layak di satu-dua titik dari puluhan ribu titik yang ada, itu digoreng terus seolah program ini gagal,” ujarnya.
Kata dia, oknum nakal di beberapa titik dapur MBG memang harus ditindak, namun hal tersebut tidak boleh mengaburkan fakta bahwa mayoritas masyarakat telah merasakan manfaat besar dari program ini.
TNI, khususnya Kodim 1013/Mtw, mendapatkan tugas untuk mengawal jalannya program ini agar tepat sasaran. Tugasnya mengawal distribusian dan mengedukasi siswa tentang adab makan, mulai tata cara yang benar hingga membiasakan membaca doa.
Letkol Nurwahid juga memberikan pesan menohok bagi pihak-pihak yang masih bersikap skeptis. Ia bilang bagi masyarakat di pelosok atau kampung-kampung, program MBG ini sangat dinantikan.
​”Kalau orang di kota masih protes, itu tandanya kurang bersyukur. Kita yang di kampung-kampung ini sangat berharap sekali. Ini tugas kita semua untuk mengawal,” ucapnya.
Maka dari itu, Dandim mengajak insan pers untuk menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif. Media diharapkan menjadi pengingat jika ada hal yang kurang tepat di lapangan, namun tetap dalam koridor mendukung kepentingan nasional.
​”Jika semua pihak saling mendukung, mengawasi dan mengawal, Insya Allah program Makan Bergizi Gratis ini akan berjalan dengan baik dan membawa manfaat nyata bagi generasi bangsa,” pungkasnya.(man)
















































