Barito Utara

Tersesat di Hutan Mencari Kepiting, Dua Bocah Barito Utara Ditemukan Warga Pagi Hari

SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Dua bocah asal Desa Lemo I, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, yang dilaporkan hilang sejak Sabtu sore akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat, Minggu pagi (31/8/2025).‎‎

Kedua korban Diti (14) dan Muhammad Anwar (7), dilaporkan tidak kembali ke rumah usai pergi mencari kepiting dan keong di sekitar Sungai Lemo Kurik.‎‎

Keduanya ditemukan oleh warga di wilayah Lemo Kuala sekitar pukul 07.15 WIB. Saat ditemukan, mereka berada dalam kondisi selamat, meski kelelahan setelah bermalam di hutan.

‎‎”Kedua bocah itu ditemukan sekitar tiga kilometer dari titik terakhir mereka terlihat,” kata Kabid Darlog BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, Minggu siang.‎‎

Rizali menjelaskan, selain menggunakan metode modern seperti pencarian di lokasi terakhir dengan menyisir hutan, warga juga melakukan upaya pencarian secara tradisional.

‎‎”Mereka menggunakan alat penampi beras (tampi) yang dipukul-pukul sambil menyebut nama anak yang hilang, tradisi ini dipercaya dapat membantu memanggil anak yang tersesat kembali ke rumah,” jelasnya.‎‎

Namun, Rizali berujar, upaya pencarian sempat terkendala. Selain karena kondisi gelap karena sudah malam, pencarian terhambat oleh hujan yang turun pada malam itu, sehingga membuat medan pencarian menjadi licin dan berisiko.‎‎

“Kondisi gelap karena sudah malam ditambah lagi tadi malam turun hujan,” ungkap dia.

‎‎Sebelumnya, Diti dan Anwar sempat tersesat saat berada di sekitar sungai. Karena hari mulai gelap, keduanya memutuskan untuk bermalam di sebuah pondok milik warga yang mereka temukan di tengah hutan.‎‎

Keesokan harinya, mereka mencoba mencari jalan pulang dan akhirnya bertemu dengan warga yang sedang melintas. Warga lalu membawa keduanya kembali ke rumah orang tua mereka.

‎‎”Proses pencarian dilakukan oleh tim gabungan BPBD, perangkat Desa Lemo I, keluarga korban, dan masyarakat sekitar,” pungkasnya.‎‎‎‎(man)

Back to top button