Karhutla di Indonesia Turun Drastis pada 2023
Jakarta – Jumlah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia mengalami penurunan drastis pada tahun 2023. Hal ini diungkapkan oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam agenda Rilis Akhir Tahun (RAT) Polri pada Rabu (27/12/2023) di Mabes Polri, Jakarta.
Menurut Jenderal Sigit, jumlah kejadian karhutla tahun 2023 sebanyak 194.832 kejadian. Sementara, luas lahan yang terbakar sebanyak 994 hektare. Jumlah ini menurun jika dibandingkan dengan tahun 2022 yang mencapai 231.794 kejadian dengan luas lahan yang terbakar 1.396 hektare.
Sementara itu, jumlah perkara karhutla yang berhasil diselesaikan pada 2023 juga meningkat. Pada tahun 2022, terdapat 55 perkara karhutla yang berhasil diselesaikan. Sementara itu, pada 2023 jumlah perkara yang berhasil diselesaikan sebanyak 81.
“Jumlah penyelesaian (CC) sebanyak 81 perkara, naik 26 perkara (47,3%) bila dibandingkan dengan tahun 2022 sebanyak 55 perkara,” jelas Jenderal Sigit.
Menurut Kapolri, jika dilihat dari jumlah kejahatannya (CT), terjadi peningkatan. Pada 2022 terjadi 63 kasus karhutla dan sepanjang 2023 terjadi 162 kasus.
“Naik 99 kasus atau 157% bila dibandingkan dengan tahun 2022 sebanyak 63 kasus,” ujar Jenderal Sigit.
Selain itu, Polri dalam penanganan karhutla melakukan beberapa upaya seperti pencegahan dan tindakan, diantaranya seperti sosialisasi kebakaran hutan, bangun menara pemantau, patroli hingga melakukan tindakan water bombing.(*)