Pemkab Barito Utara

Sekda Pastikan APBD Barito Utara Tetap Stabil Lewat Dana TDF

SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Sekda Barito Utara, Muhlis, menyatakan kondisi keuangan daerah yang saat ini menghadapi tantangan cukup berat. Hal ini terjadi akibat menurunnya performa sektor pertambangan serta adanya kebijakan pengurangan anggaran dari pemerintah pusat.​

Kondisi fiskal tersebut disampaikan Muhlis saat acara ramah tamah penyambutan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barito Utara yang baru, Jumat (8/5/2026).

​“Daerah kita tahun ini mengalami pengurangan anggaran yang cukup besar. Dari sebelumnya diperkirakan sekitar Rp1,7 triliun lebih, kini hanya menerima sekitar Rp490 miliar. Artinya ada pemangkasan sekitar Rp1,2 triliun,” ungkapnya.

Meski menghadapi pemangkasan yang signifikan, Muhlis menjelaskan bahwa postur APBD Kabupaten Barito Utara secara keseluruhan dipastikan tetap aman dan stabil di angka Rp3,2 Triliun.​

Stabilitas ini berhasil dipertahankan berkat adanya dana Treasury Deposit Facility (TDF) atau dana titipan pemerintah pusat yang menjadi hak daerah dan disimpan di Bank Indonesia (BI).

​“Dana tersebut dicairkan masuk ke APBD kita sehingga APBD kita masih relatif stabil dan kembali seperti semula yaitu Rp3,2 Triliun. Alhamdulillah dengan ini juga, 11 program unggulan dan 12 program prioritas dari Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara terpilih kesemuanya bisa terakomodir,” kata Sekda.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus berupaya maksimal menjalankan roda pembangunan di tengah berbagai keterbatasan. Sekda memastikan berbagai program pelayanan publik esensial tetap berjalan optimal.

​“Semua ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program-program nasional sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan dan pembangunan yang berkelanjutan,” tandasnya. (*)

Back to top button