Pemkab Barito Utara

Shalahuddin Ancam Stop Operasional Hauling PT BBN, Ada apa?

SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, mengancam akan menghentikan operasional angkutan (hauling) PT Barito Bangun Nusantara (BBN) jika tidak segera memperbaiki kerusakan jalan kabupaten. Ultimatum ini dilontarkanya saat meninjau kondisi infrastruktur di wilayah Kecamatan Teweh Timur, Jumat (17/7/2026).

Aksi sidak ini sempat diwarnai momen tak terduga. Saat iring-iringan rombongan bupati memasuki kilometer 30 ke arah Desa Liju dan Mampuak, orang nomor satu di Barito Utara ini tiba-tiba menghentikan perjalanan secara mendadak.

Melihat kondisi jalan yang rusak di depan mata, ia langsung turun dari mobil dinasnya dan berjalan menghampiri tiga orang pekerja PT BBN yang berada di lokasi tersebut untuk meminta penjelasan langsung.

Shalahuddin mengaku geram melihat kondisi jalan kabupaten yang rusak parah dan berdebu akibat lalu lalang kendaraan berat operasional PT BBN.

​”Ini kan jalan kabupaten. Saya tidak izinkan lagi kalian lewat jika tidak diperbaiki. Sampaikan ke pimpinan kalian ya,” cetusnya.

“Iya Pak Bupati, nanti kita sampaikan ke pimpinan,” timpal salah seorang pekerja.

Bupati juga memperingatkan PT BBN agar tidak asal-asalan dalam melakukan perbaikan. Ia meminta perusahaan bertanggung jawab mengembalikan kondisi jalan sesuai standar awal yang dibangun pemerintah, yaitu menggunakan konstruksi rigid (semen beton).

​”Kalau jalannya ini sudah rigid, maka perbaiki dengan rigid. Jangan malah ditumpuk batu, sehingga mengurangi fasilitas jalan di sini,” jelasnya.

“Kami itu tidak ada kepentingan lain selain untuk kepentingan masyarakat. Makanya saya tiap minggu putar-putar untuk melihat ada perubahan tidak, dan kondisi jalanya coba lihat, menurut saya turun. Harusnya kan dipertahankan,” imbuhnya.

Bupati dan rombongan lantas melanjutkan perjalanannya ke Desa Mampuak II untuk melihat infrastruktur dan menyerahkan bantuan progam SIP Pintar. (man)

Back to top button