Pemkab Barito Utara

RSUD Muara Teweh Menuju RS Rujukan Kalteng

SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melakukan transformasi pada RSUD Muara Teweh. ​Target utama dari transformasi ini adalah menjadikan RSUD Muara Teweh sebagai rumah sakit yang prima, berkualitas, dan mampu menjadi rumah sakit rujukan utama di wilayah Kalteng.

Menurut H. Shalahuddin, peningkatan mutu pelayanan kesehatan tidak bisa dilakukan setengah-setengah, melainkan harus menyentuh seluruh lini secara menyeluruh.​

“Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat,” ujar H. Shalahuddin dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama manajemen rumah sakit dan tenaga kesehatan.

Untuk mewujudkan visi rumah sakit rujukan yang prima, Bupati Barito Utara menggarisbawahi tiga poin penting yang harus dibenahi dan diperkuat, yakni penguatan manajemen, pembangunan fasilitas, hingga peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap peningkatan kualitas layanan kesehatan di RSUD Muara Teweh dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam waktu dekat.

Direktur RSUD Muara Teweh, Hj. Wahidah Asurawati, memaparkan potret menyeluruh kondisi riil rumah sakit saat ini, mulai dari struktur organisasi hingga kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM).​

Saat ini, RSUD Muara Teweh didukung oleh 618 karyawan yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga non-ASN. Seluruh personel ini dikerahkan untuk memastikan pelayanan kesehatan masyarakat berjalan optimal selama 24 jam.

Meski demikian, manajemen rumah sakit dan Pemkab Barito Utara juga memetakan beberapa poin evaluasi, di antaranya snalisis ketersediaan dokter spesialis yang ada saat ini, pemetaan kebutuhan dokter spesialis baru yang masih kurang untuk mendukung status rumah sakit rujukan, serta ​Inventarisasi alat kesehatan penunjang yang perlu segera di-upgrade.(man)

Back to top button