Lompat dari Lanting, Bocah 10 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Barito Lahei
SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Barito, tepatnya di kawasan RT. 05, Kelurahan Lahei II, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Senin (13/7/2026). Hingga Senin malam, keberadaan korban masih belum ditemukan dan tim Basarnas Palangkaraya kini telah dikerahkan ke lokasi untuk memperkuat proses pencarian.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, mengonfirmasi peristiwa tersebut berdasarkan laporan yang diterima dari Polsek Lahei.
“Korban bernama M. Pahrul Alim bin Heri, warga RT. 05, Kelurahan Lahei II,” ungkapnya.
Untuk mempercepat proses pelacakan dan evakuasi korban, operasi penyelamatan kini mendapatkan bantuan kekuatan penuh dari personel terlatih.
​”Untuk tim Basarnas Palangkaraya sudah dalam perjalanan menuju lokasi kejadian untuk membantu proses pencarian,” katanya.
Rizali menjelaskan, dari keterangan saksi di lokasi kejadian, peristiwa bermula pada Senin sore sekitar pukul 15.00 WIB. Korban diketahui sedang bermain dan mandi di Sungai Barito bersama empat rekannya, Husin, Hana, Royan, dan Fadil.
Sekitar pukul 15.30 WIB, saksi Husin melihat korban melompat ke air dari atas batang kayu (lanting). Namun, setelah melompat, korban tidak muncul kembali ke permukaan air.
“Saksi bersama teman-teman korban segera melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, namun korban belum ditemukan,” jelasnya.
Tim gabungan yang terdiri dari TRC-PUSDALOPS BPBD Barito Utara bersama masyarakat setempat langsung menuju lokasi kejadian di Kelurahan Lahei II untuk melakukan operasi pencarian.
​”Pada saat kejadian korban tidak mengenakan pakaian dan hanya memakai celana dalam berwarna biru,” ujar Rizali Hadi.(man)
















































