Kronologi Jatuhnya Helikopter PK-CFX di Sekadau, Dari Hilang Kontak Hingga Ditemukan
SUDUT KALTENG, Sekadau – Helikopter PK-CFX yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak dalam penerbangan dari Kabupaten Melawi menuju Pontianak, akhirnya ditemukan.
Helikopter ditemukan dalam kondisi hancur di kawasan hutan perbukitan Dusun Hulu Peniti, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kamis sore (16/4/2026).
Saat itu, helikopter lepas landas dari Helipad PT Citra Mahkota (CMA) di Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi.
Helikopter dijadwalkan menuju Helipad PT Graha Agro Nusantara 1 (GAN 1) di Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.
Ditengah perjalanan, helikopter diduga mengalami gangguan teknis hingga hilang kontak di sekitar wilayah Nanga Taman.
Titik koordinat terakhir terdeteksi di sekitar SDN 23 Tapang Tingang pada posisi 0°10’51.91” LS dan 110°47’25.49” BT.
Tim SAR Gabungan yang melakukan penyisiran udara berhasil menemukan titik jatuh sekitar pukul 16.00 WIB.
Kondisi helikopter dilaporkan rusak parah akibat hantaman keras saat jatuh di lereng perbukitan yang curam.​
“Untuk titik koordinat sudah ditemukan dan semuanya sudah dinyatakan meninggal,” kata Kabag Ops Polres Sekadau, AKP Sugianto.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa faktor cuaca dan medan hutan yang terjal menjadi penghalang utama bagi tim udara untuk melakukan pendaratan darurat.​
“Tim udara sudah menemukan titik serpihan, namun kendala cuaca di lapangan membuat evakuasi belum bisa dilakukan seketika dari udara,” ungkapnya.
Saat ini, tim darat terus berjuang menembus belantara hutan untuk mencapai titik koordinat guna mengevakuasi seluruh jenazah korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
Identitas delapan orang yang berada di dalam helikopter telah teridentifikasi.
Kru: Capt. Marindra W (Pilot) dan Harun Arasyid (EOB).​ Penumpang: Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.***
















































