Peristiwa

Induk dan Anak Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Bengkulu

SUDUT KALTENG, Mukomuko – Dua ekor Gajah Sumatra ditemukan mati di wilayah Kabupaten Mukomuko, Bengkulu. Keduanya gajah dewasa dan satu anakan diduga pasangan induk dan anak.

“Kami sedang bekerja di lapangan untuk memastikan penyebab kematian secara ilmiah,” kata Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan, Ristianto Pribadi, Jumat (1/5/2026).

Kedua gajah ditemukan mati dalam posisi berdekatan. Gading kedua satwa dilindungi itu masih dalam kondisi utuh. Gajah Sumatra merupakan salah satu spesies yang statusnya terancam punah.

“Apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum, akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Ristianto mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi secara liar di media sosial dan memberikan ruang bagi tim investigasi untuk bekerja secara optimal berbasis data ilmiah.

Tim gabungan BKSDA Bengkulu​, Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera​, Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) dan ​Pihak Kepolisian masih melaksanakan prosedur nekropsi (bedah bangkai).

Sampel dari organ gajah akan dibawa ke laboratorium untuk memastikan apakah ada unsur kesengajaan, penyakit, atau faktor alam di balik kejadian ini.(***)

Back to top button