Ngrampok Tas Berisi Rp7 Ribu, Dua Pria di Banjarbaru Habisi Nyawa Ustadzah
SUDUT KALTENG, Banjarbaru – Kasus pembunuhan seorang Ustadzah berinisial H di Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kalsel, akhirnya terkuak. Motif kedua pelaku menghabisi korban demi harta yang ternyata jumlahnya jauh dari ekspektasi.
Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda, mengungkapkan kedua tersangka berinisial AS dan MFI melakukan aksinya murni karena desakan ekonomi.
Pelaku mengaku menargetkan korban karena sering melihatnya membawa tas hitam yang dikira berisi banyak uang. Namun, dugaan tersebut meleset total.
​”Pelaku mengira ada uang di dalam tas korban. Uang yang ditemukan hanya Rp7 ribu,” kata Kapolres seperti dikutip, Sabtu (2/5/2026).
Sebelumnya, pada Selasa (28/4/2026), kedua pelaku sudah mengincar korban yang sehari-hari bekerja sebagai pengajar di pondok pesantren sekaligus penjaga toko aksesoris.
Saat melintas di lokasi kejadian, para pelaku memukul korban menggunakan balok kayu hingga pingsan.
Dalam kondisi tak berdaya, korban dibekap dan diikat hingga akhirnya meninggal dunia dan ditemukan oleh warga.
Keduanya kini menghadapi ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.(***)
















































