Barito UtaraPeristiwa

Truk Tangki BBM Terbalik di Barito Utara, Sopir Meninggal Tertindih Unit

SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Sebuah truk tangki bermuatan 10.000 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terbalik saat hendak menyeberang sungai di Desa Kemawen, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara, Sabtu (11/7/2026) siang. Akibatnya, sang sopir meninggal dunia tertindih badan truk.

Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, melalui Kapolsek Montallat, Ipda Raden Komarudin, membenarkan terjadinya kecelakaan maut tersebut.

​”Korban meninggal atas nama Ahmad Saufi (34), driver dari unit tangki,” katanya kepada media ini, Sabtu petang.

Ipda Raden mengungkapkan, dari keterangan saksi dan warga di sekitar lokasi kejadian, insiden berawal saat truk tangki bernomor polisi DA 8943 JK dengan logo PT Gerhana Mandiri Turatea tersebut sedang bersiap melakukan penyeberangan sungai menggunakan kapal LCT (Landing Craft Tank).

​”Truk membawa muatan 10.000 liter solar, rencananya akan mengirimkan BBM menuju PT Lautan Hutan Lestari,” ungkapnya.

​Saat kejadian, cuaca dilaporkan cukup panas dan kondisi air sungai sedang surut.

Korban bermaksud memarkirkan unit tangki secara mundur mendekati kapal LCT. Namun, karena kondisi jalan menuju pinggir sungai memiliki sudut kemiringan curam sekitar 25 derajat, kendaraan tiba-tiba hilang kendali.​

“Unit truk tangki tiba-tiba tidak bisa dikendalikan dan terbalik sebanyak dua kali. Saat truk terbalik, korban terlempar keluar dari kabin dan langsung tertindih oleh unit tangki,” jelas Kapolsek.

Pasca-kejadian, warga bersama petugas langsung mengevakuasi jasad korban menggunakan ambulans Desa Kemawen menuju rumah sakit terdekat.

Pihak keluarga korban dilaporkan sudah menerima informasi musibah ini dan saat ini sedang menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit.

Sementara itu, untuk menghindari kemacetan dan bahaya lingkungan, petugas di lapangan tengah melakukan evakuasi terhadap unit truk tangki yang terbalik. Proses evakuasi dilakukan menggunakan bantuan alat berat.

“Saat ini sedang dilakukan proses over cargo atau pemindahan muatan solar terlebih dahulu dari tangki yang terbalik, agar penanganan dan evakuasi unit menggunakan alat berat bisa berjalan lancar dan akses penyeberangan dapat segera dilalui kembali,” pungkasnya. (man)

Back to top button