Remaja Ngelem dan Pesta Miras di Muara Teweh Diciduk Satpol PP
SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Tim gabungan Satpol PP Barito Utara, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas menjaring sembilan remaja yang kedapatan pesta miras serta mabuk lem di Kota Muara Teweh. Ironisnya, dua pelaku di antaranya masih pelajar.
Kepala Satpol PP Barito Utara, Suparmi A. Aspian, menyatakan Satpol PP memiliki peran vital sebagai penegak peraturan daerah sekaligus pelindung masyarakat. Namun, dalam setiap eksekusinya, aspek kemanusiaan tetap menjadi yang utama.
​”Dalam pelaksanaan kegiatan, kami selalu mengedepankan pendekatan yang humanis, persuasif, dan dialogis di lapangan,” kata Suparmi, Selasa (19/5/2026).
Sebelumnya, sebuah akun di media sosial X (Twitter) mengeluhkan penyalahgunaan fasilitas umum (fasum) milik pemerintah. Dalam unggahan, warga mengeluhkan adanya sekelompok orang yang melakukan perbuatan tidak menyenangkan dan berperilaku negatif hingga memicu keresahan.
Tak butuh waktu lama bagi aparat untuk merespons. Dimulai sejak pukul 21.00 WIB hingga pukul 01.00 Senin dini hari, tim gabungan menyisir sejumlah titik di Muara Teweh yang kerap dijadikan lokasi berkumpul.
Beberapa fasilitas umum yang menjadi sasaran patroli antara lain Taman Wirapraja, SKB/GOR Bulutangkis, Stadion Swakarya, Eks Arena Tinju hingga Bandara Lama Beringin.
Hasilnya pun nyata. Dalam penyisiran petugas menciduk sejumlah pemuda yang tengah asyik melakukan tindakan menyimpang di fasilitas publik.
Petugas mengamankan dua orang yang berstatus masih pelajar karena terindikasi sedang melakukan aksi ngelem. Tujuh orang pemuda lainnya juga turut diciduk saat asyik menggelar pesta miras.
Untuk memberikan efek jera sekaligus pembinaan, para pelaku langsung digiring ke Kantor Satpol PP Barito Utara. Di sana, mereka diberikan edukasi secara humanis dan diwajibkan membuat surat pernyataan tertulis untuk tidak mengulangi perbuatannya.(*/man)
















































