Transformasi Koperasi Desa Melalui Digitalisasi
SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Pemkab Barito Utara mendorong transformasi ekonomi arus bawah. Langkah ini diwujudkan melalui percepatan digitalisasi koperasi desa guna menciptakan tata kelola yang modern, transparan, dan akuntabel.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Barito Utara, melalui Sekda, Muhlis, dalam Pelatihan Digitalisasi Koperasi bagi Pengurus dan Pengawas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Muara Teweh, Selasa (21/4/2026).
“Digitalisasi menjadi harga mati. Amanat besar negara tidak akan tercapai jika koperasi masih dikelola secara tradisional. Koperasi desa/kelurahan Merah Putih harus menjadi motor penggerak swasembada pangan dan hilirisasi produk desa,” ungkapnya.
Dijelaskanya, langkah modernisasi ini dinilai sangat selaras dengan visi pembangunan jangka panjang Barito Utara untuk mewujudkan daerah yang maju, tumbuh pesat, sejahtera, dan berkeadilan.
Upaya ini ditopang penuh oleh program strategis daerah bertajuk “11.12 Gaspol”, yang menekankan akselerasi di berbagai sektor, termasuk ekonomi kerakyatan dan pelayanan publik berbasis digital.
Pemkab Barito Utara menggarisbawahi bahwa peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan teknologi informasi merupakan instrumen krusial. Pengelola koperasi dituntut cakap mengadopsi aplikasi digital dalam menyusun administrasi serta laporan keuangan.
Katanya, melalui penerapan teknologi, sistem pencatatan internal koperasi dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada seluruh anggota. Pendekatan digital ini juga efektif meminimalisir potensi penyimpangan atau fraud dalam pengelolaan dana operasional.
“Pengelola koperasi wajah semangat Merah Putih di desa dan kelurahan. Di pundak saudara sekalian, amanat pembangunan daerah kita titipkan. Jadikan koperasi sebagai solusi dalam membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, serta mengurangi pengangguran dan kemiskinan,” ujarnya.(*)
















































