Penentuan Lokasi Pembangunan Jembatan Lahei Melalui Kajian Teknis Matang
SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan bahwa penentuan lokasi pembangunan Jembatan Lahei dilakukan melalui proses kajian mendalam dan tidak terburu-buru.
Langkah ini diambil guna melibatkan pihak teknis berkompeten agar infrastruktur tersebut memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.
Penentuan titik koordinat jembatan menjadi krusial untuk memastikan aspek efisiensi dan keamanan jangka panjang.
“Penentuan titik Jembatan Lahei harus melalui kajian yang matang dan terukur, agar lokasi yang dipilih benar-benar representatif, efisien, serta mampu memberikan manfaat maksimal dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan daerah,” katanya.
Bupati menjelaskan bahwa rapat tersebut akan menghadirkan Balai Keamanan Jembatan dan Terowongan Khusus (BKJTK) dan Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ).
Pertemuan ini bertujuan untuk membedah aspek teknis secara komprehensif. Dengan keterlibatan para ahli, diharapkan titik pembangunan yang dipilih adalah yang paling tepat secara geografis maupun struktur teknis berdasarkan data lapangan yang valid.
Jembatan Lahei bukan sekadar infrastruktur penyeberangan biasa, melainkan salah satu proyek strategis daerah yang memiliki peran ganda dalam pembangunan wilayah.
Menurut Bupati, keberadaan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas, distribusi barang hingga meningkatkan ekonomi baru.(*)
















































