Barito UtaraPemkab Barito Utara

Akun Facebook Palsu Catut Nama Bupati Barito Utara, Modus Bantuan dan Umroh

SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Masyarakat Kabupaten Barito Utara diminta untuk ekstra waspada terhadap aksi penipuan di media sosial. Baru-baru ini, beredar sebuah akun Facebook palsu yang mengatasnamakan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, untuk melakukan tindakan yang merugikan warga.​

Akun palsu itu diketahui menggunakan nama “Haji Shalahuddin S” dengan tambahan huruf ‘S’ di belakang, sementara akun resmi milik Bupati adalah “Shalahuddin” dan akun official “Haji Shalahuddin”.

Berdasarkan pantauan dari unggahan akun Facebook Harapan Kalteng, akun bodong tersebut mencoba memancing korban dengan narasi pelayanan publik. Akun itu menuliskan status yang mengajak masyarakat bertanya langsung mengenai bantuan atau pembangunan melalui nomor WhatsApp tertentu.

Muncul pula laporan dari warga di kolom komentar bahwa terdapat akun serupa yang mencatut nama Wakil Bupati dengan modus menjanjikan keberangkatan Umroh gratis. Bahkan, salah satu warga mengaku sempat mendapatkan ancaman dari akun palsu itu.

Unggahan mengenai akun palsu ini pun langsung dikomentari dari warga net yang merasa resah. Pantauan di kolom komentar, beberapa netizen mengaku hampir menjadi korban, bahkan ada yang sempat mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan.​

“Aku malah diancam oleh akun itu, makanya malam tadi aku minta sampaikan dengan bapak Bupati lewat kawanku. Semoga cepat ditemukan orangnya,” tulis akun Juandy dalam kolom komentar.

Tak hanya mencatut nama Bupati, netizen lain juga melaporkan adanya akun serupa yang mengatasnamakan Wakil Bupati. Modus yang salah satunya adalah janji pemberangkatan Umroh gratis.​

“Kalau Wakil Bupati, kucek malam tadi sudah dihapusnya. Akunnya Felix YS Tingan, menjanjikan memberangkatkan Umroh,” tambah dia.

Sementara, akun Mas Imam Soebekti turut memberikan edukasi kepada warga agar tidak mudah percaya dengan pesan singkat (WA) yang masuk.​

“Hati-hati saja pak, bila ada WA masuk mengatasnamakan beliau berdua (Bupati dan Wakil Bupati), segera konfirmasikan,” tulisnya.

Masyarakat diharapkan lebih jeli dalam memverifikasi akun pejabat publik. Pastikan hanya mengikuti akun yang sudah terverifikasi atau yang memiliki rekam jejak aktivitas yang logis dan resmi. (man)

Back to top button