Gunung Mas

Optimalkan Lahan Dinas, Polres Gunung Mas Sukses Panen Jagung Kuartal I 2026

Sudut Kalteng, Kuala Kurun – Polres Gunung Mas sukses melaksanakan panen raya jagung di lahan dinas milik Polri yang berlokasi di Jalan Bhayangkara, Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Kegiatan ini merupakan hasil masa tanam kuartal IV tahun 2025 yang kini membuahkan hasil optimal pada kuartal I tahun 2026.

Panen raya tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Gunung Mas, Kompol Indras Purwoko Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pejabat Utama (PJU), seluruh personel Polres Gunung Mas, serta enam orang Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian setempat.

Di atas lahan seluas dua hektare, Polres Gunung Mas berhasil memanen jagung dengan estimasi hasil mencapai dua ton dalam bentuk tongkol. Capaian ini menjadi bukti nyata sinergi antara kepolisian dan tenaga ahli pertanian dalam mengelola lahan produktif secara maksimal.

Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo melalui Kabag SDM AKP Marolop Purba selaku penanggung jawab program, menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan dinas tersebut merupakan langkah konkret Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat, khususnya di sektor ketahanan pangan.

“Panen jagung ini merupakan implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan jagung. Kami berkomitmen untuk terus mengoptimalkan lahan yang tersedia guna mendukung swasembada pangan, terutama di wilayah Kalimantan Tengah,” ujarnya. Jumat (20/2/2026).

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif. Kehadiran PPL Dinas Pertanian juga memastikan proses budidaya, mulai dari penanaman hingga panen, dilakukan sesuai standar agrikultur yang baik.

“Peran Polri tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), tetapi juga berkontribusi sebagai penggerak ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian,”bebernya. (NS)

Back to top button