Pemkab dan Bunda PAUD Barito Utara Dorong Penguatan Karakter Anak Usia Dini
SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama Bunda PAUD Kabupaten Barito Utara terus berkomitmen memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini melalui penanaman nilai-nilai karakter sejak awal.
Langkah ini ditegaskan kembali di sela-sela peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diwarnai dengan kegiatan silaturahmi dan lomba edukatif di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Jumat (21/8/2026).
Acara yang mengusung tema “Merdeka Berkarya, Guru PAUD Berdaya Membangun Generasi Emas yang Ceria, Aktif, dan Menuju Indonesia Jaya” tersebut diikuti oleh sekitar 200 pendidik PAUD dari seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara.
Bunda PAUD Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, menyampaikan bahwa momentum kemerdekaan bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan pijakan penting untuk menyelaraskan arah pembentukan karakter anak didik.
Menurutnya, nilai-nilai luhur seperti cinta tanah air, persatuan, keberanian, dan semangat gotong royong perlu dikenalkan serta dibiasakan kepada anak sejak usia emas (golden age).
“Guru PAUD merupakan bagian penting dalam membangun fondasi generasi emas Indonesia. Melalui kasih sayang, keteladanan, energi, dan dedikasi para guru, anak-anak kita dibimbing untuk tumbuh menjadi pribadi yang ceria, aktif, mandiri, percaya diri, dan berkarakter,” ujar Hj. Maya Savitri.
Ia menambahkan, pembentukan karakter yang kuat tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan keterpaduan serta sinergi yang berkelanjutan antara jajaran pemerintah daerah, para tenaga pendidik, orang tua, hingga lingkungan masyarakat luas.
Sebagai garda terdepan dalam proses pendidikan usia dini, para guru PAUD diajak untuk terus mengasah keterampilan dan menjaga kekompakan tim.
Ketua Panitia Kegiatan menjelaskan, acara yang melibatkan sekitar 200 pendidik ini terlaksana atas kolaborasi rapat bersama antara IGTKI-PGRI, Bunda PAUD Kabupaten Barito Utara, instansi terkait, serta IGTKI Kecamatan Teweh Tengah.
Berbagai jenis lomba yang diselenggarakan—seperti membawa balon berpasangan hingga olah ketangkasan—dirancang bukan hanya sebagai hiburan kemerdekaan, melainkan sarana melatih kerja sama kelompok serta mempererat tali silaturahmi antarguru.
Mengingat padatnya aktivitas pendidik dalam mendampingi tumbuh kembang anak, Hj. Maya juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental para pendidik.
“Menang dan kalah dalam perlombaan adalah hal biasa. Yang terpenting adalah menikmati kegiatan ini dengan penuh kegembiraan, menjaga sportivitas, dan kekompakan. Kesehatan serta keselamatan tetap menjadi yang utama,” pesannya.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan Bunda PAUD berharap kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan dapat terus meningkat demi mencetak generasi penerus yang berakhlak dan siap menyongsong masa depan.(man)
















































