Barito Utara

YBHP dan Disdik Barito Utara Gelar Workshop RKT Berbasis Data

SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Yayasan Bina Harati Pama (YBHP) bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara melaksanakan Forum Kepala Sekolah dan Monitoring Sekolah Binaan di wilayah Lemo dan Paring Lahung, Kabupaten Barito Utara, pada 12–13 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi manajerial kepala sekolah, perbaikan tata kelola sekolah, serta pemetaan kebutuhan pendampingan di lapangan.

Dalam pelaksanaan Forum Kepala Sekolah tahun 2026, YBHP memfokuskan kegiatan pada workshop penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) berdasarkan Rapor Pendidikan.

Melalui kegiatan ini, kepala sekolah didorong untuk memanfaatkan data dan hasil evaluasi pendidikan sebagai dasar dalam mengidentifikasi prioritas perbaikan serta menyusun rencana kerja yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah.

Workshop ini difasilitasi oleh Weldia Atmanegara, S.Pd., selaku Fasilitator Daerah Kabupaten Barito Utara.

Selain penguatan kapasitas kepala sekolah, YBHP bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara juga melaksanakan monitoring ke sekolah-sekolah binaan.

Kegiatan ini mencakup peninjauan dokumen wajib sekolah dan perangkat ajar guru, sekaligus pemberian masukan untuk mendukung kelengkapan administrasi dan peningkatan kualitas pengelolaan pembelajaran.

Monitoring dilaksanakan dengan pendampingan dari Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Dr. Hj. Sunarty S., S.Pd., M.Pd., bersama jajaran Bidang Pendidikan Dasar, yaitu H. Ikhsanul Agus Wahyudi, S.E., Normaulidah, S.Pd., Tommy Sugara, S.Pd., dan Rayani Safitri, S.Pd.

Dalam sambutannya, Dr. Hj. Sunarty S., S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.

Menurutnya, keterlibatan bersama dalam melihat kondisi sekolah secara langsung dapat membantu para pemangku kepentingan memahami kebutuhan di lapangan dan menentukan bentuk intervensi yang tepat sesuai dengan peran masing-masing.

Dengan demikian, dukungan yang diberikan dapat berjalan lebih terarah dan saling melengkapi.

Adrian Yahya selaku Accounting Officer Yayasan Bina Harati Pama, dalam sambutannya pada pembukaan program di Lemo, 12 Oktober 2026, menyampaikan bahwa kegiatan Forum Kepala Sekolah dan monitoring bersama Dinas Pendidikan menjadi bagian penting dalam mengevaluasi pelaksanaan program serta memetakan kebutuhan sekolah binaan secara lebih terarah.

Melalui peninjauan langsung dan diskusi bersama pihak sekolah serta Dinas Pendidikan, YBHP dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi administrasi sekolah, kelengkapan dokumen pembelajaran guru, dan aspek-aspek yang masih memerlukan penguatan.

Hasil pemetaan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam menyusun program dan rencana tindak lanjut (RTL) yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah, termasuk mendukung kesiapan kepala sekolah dan guru dalam menghadapi asesmen kompetensi serta membantu sekolah mempersiapkan proses reakreditasi.

Dengan demikian, pendampingan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Apresiasi juga datang dari pihak sekolah. Ahmad Rofi, S.Pd, guru SDN 1 Lemo I, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat bagi sekolah, terutama dalam mempersiapkan kelengkapan administrasi menjelang asesmen oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP).

Selain itu, kegiatan monitoring membuka ruang diskusi bagi pihak sekolah untuk berkonsultasi secara langsung dengan Dinas Pendidikan mengenai dokumen wajib sekolah dan perangkat ajar guru, sehingga sekolah memperoleh masukan yang dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhannya.

Kegiatan ini melibatkan sekolah-sekolah binaan YBHP di wilayah Barito Utara, yaitu SDN 1 Lemo I, SDN 3 Lemo I, SDN 1 Lemo II, SDN 2 Lemo II, SMPN 4 Muara Teweh, SDN 1 Paring Lahung, SDN 2 Paring Lahung, SMPN 4 Montallat, dan SMAS PGRI Tumpung Laung.

Melalui rangkaian kegiatan ini, YBHP dan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara berupaya membangun pemahaman bersama mengenai kondisi, tantangan, dan kebutuhan sekolah binaan.

Hasil pemetaan tersebut diharapkan menjadi landasan dalam menyelaraskan dukungan dan pendampingan yang diberikan oleh masing-masing pihak, sehingga program peningkatan mutu pendidikan dapat menjawab kebutuhan sekolah secara lebih tepat sasaran.

Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari komitmen YBHP untuk mendukung penguatan kapasitas sekolah secara berkelanjutan, dengan menempatkan sekolah sebagai mitra utama dalam proses perbaikan.

Sinergi antara yayasan, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan diharapkan dapat memperkuat tata kelola sekolah, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mendorong terwujudnya lingkungan pendidikan yang semakin berkualitas bagi peserta didik di Kabupaten Barito Utara.

Yayasan Bina Harati Pama merupakan lembaga yang berfokus pada pengembangan pendidikan di wilayah binaan dengan menghadirkan program-program yang berkelanjutan dan berdampak.

Dalam menjalankan program-programnya, yayasan ini berada di bawah naungan sejumlah entitas, yaitu PT Pamapersada Nusantara, PT Asmin Bara Bronang, PT Telen Orbit Prima, PT Agung Bara Prima, PT Suprabari Mapanindo Mineral, PT Kalimantan Prima Persada, PT United Tractors, serta PT Energia Prima Nusantara. (*)

Back to top button