6 Hari Tanpa Hasil, Tim Gabungan Tutup Operasi Pencarian Ujianto
SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Operasi pencarian orang hilang di wilayah Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara, memasuki hari keenam. Tim SAR gabungan melaporkan keberadaan Ujianto (68), warga Desa Kamawen yang hilang sejak beberapa hari lalu, hingga kini masih nihil, Sabtu (5/9/2026).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara, Mochamad Ikhsan, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Rizali Hadi, menjelaskan, berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, seluruh prosedur pencarian telah dilaksanakan secara optimal selama enam hari berturut-turut.
”Karena upaya pencarian telah dimaksimalkan hingga pukul 13.00 WIB dan hasil tetap nihil, maka operasi pencarian SAR diusulkan untuk ditutup secara resmi. Status korban selanjutnya dinyatakan hilang,” terangnya.
Dengan diusulkannya penutupan operasi SAR resmi ini, proses pemantauan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga dan masyarakat setempat.
Operasi hari keenam dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Sebelum menerjunkan personel ke lapangan, tim gabungan menggelar briefing koordinasi guna memetakan ulang area fokus pencarian.
Rizali Hadi mengatakan, penyisiran dilakukan dengan menyusuri dua jalur perairan utama, yakni aliran Sungai Barito dan Sungai Kemawen. Tim juga memantau sejumlah titik darat yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.
Pencarian melibatkan personel gabungan dari BPBD Barito Utara, BASARNAS, Pemerintah Desa Kamawen, pihak keluarga, serta puluhan warga lokal setempat. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, tidak ditemukan tanda-tanda atau keberadaan korban.
”Apabila di kemudian hari ditemukan informasi atau tanda-tanda keberadaan korban, pihak keluarga maupun masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dengan BPBD, BASARNAS, atau Potensi SAR terdekat untuk proses evakuasi,” pungkasnya.(man)
















































