Barito Utara Berduka: H. Nadalsyah Meninggal, Seluruh Instansi Imbau Pengibaran Bendera Setengah Tiang
SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, dirundung duka mendalam. Mantan Bupati Barito Utara dua periode, H. Nadalsyah yang akrab disapa Koyem, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam, Jakarta, Senin (5/10/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Kepergian sosok yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Tengah ini langsung memicu gelombang belasungkawa mendalam dari masyarakat luas, khususnya di media sosial.
Masyarakat Barito Utara meratapi kepergian mantan sosok nomor satu di daerah tersebut. Ungkapan belasungkawa dan doa mengalir deras di berbagai platform media sosial dari warga yang merasa kehilangan.
​”Semoga husnul khatimah, amin. Jasa-jasamu selama menjabat akan selalu kami kenang,” tulis akun Handrani Lestari di media sosial Facebook.
Ungkapan duka dan doa senada disampaikan warganet lainnya, Siti Dahlia. “Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT. Al-Fatihah,” tulisnya.
Rasa kehilangan juga dirasakan oleh akun Chinghi Pimeli. “Duh, pantas enggak pernah lihat lagi di medsos. Damai di surga, Pak,” ungkapnya.
Di mata warga, H. Nadalsyah dikenang sebagai pemimpin yang membawa kemajuan signifikan bagi pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik di Barito Utara.
​”Berkat Bapak Nadalsyah, Muara Teweh semakin maju. Jalan-jalan pedesaan tembus dan rumah sakit kita yang dulu biasa-biasa saja, karena beliaulah Rumah Sakit Muara Teweh jadi semakin baik dan mewah. Masyarakat Muara Teweh sudah merasakan fasilitas yang beliau tinggalkan,” kenang warga bernama Supian.
Kesan positif mendalam juga disampaikan oleh Muhammad Reza Hidayat. “Ulun pribadi bersaksi bahwa Sidin ini orang baik,” tulisnya.
Akun Harto To turut mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
“Kami akan mengingat kebaikanmu, jasamu, dan bantuan yang pernah kami rasakan manfaatnya. Semoga diampuni segala kesalahan dan mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT, amin,” Harap dia.
Selesai beredarnya kabar duka tersebut, Pemkab Barito Utara langsung mengeluarkan imbauan pengibaran bendera setengah tiang di seluruh instansi pemerintah daerah sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Instruksi ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 100.3.4.2/85/SETDA/X/2026 yang ditandatangani oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin di Muara Teweh pada 5 Oktober 2026.
​”Iya pak. Nanti dibawa ke Muara Teweh. Tunggu info selanjutnya,” ungkap Shalahuddin saat membenarkan kabar duka itu melalui pesan singkat WhatsApp.
Melalui Surat Edaran tersebut, Pemkab Barito Utara mewajibkan seluruh jajaran Perangkat Daerah dan DPRD Barito Utara pengibaran bendera setengah tiang selama sehari penuh pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Selanjutnya, setiap instansi diminta menyelipkan doa bersama pada saat pelaksanaan apel pagi dan sore guna mengenang jasa serta pengabdian almarhum selama menjabat sebagai Bupati Barito Utara periode 2013–2018 dan 2018–2023.
Sementara itu, dilansir dari unggahan resmi akun Facebook Humas Barut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara turut menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya sang mantan bupati.
“Pemerintah Kabupaten Barito Utara turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya H. Nadalsyah (Koyem), Bupati Barito Utara Periode 2013–2018 dan 2018–2023.”
“Semoga segala amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala khilaf dan dosanya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya,” tulis pernyataan resmi Humas Barut.(man)
















































