Serapan Tenaga Kerja Lokal Minim, Dewan Desak Perusahaan Tambang Evaluasi
SUDUTKALTENG, Muara Teweh – Kehadiran industri pertambangan di Kabupaten Barito Utara kembali menjadi sorotan. Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, mendesak kontraktor angkutan batu bara untuk memprioritaskan putra-putri daerah dalam penyerapan tenaga kerja.
Patih Herman mengungkapkan kekecewaannya karena banyak perusahaan kontraktor tambang, seperti PT BBN, PT Batara Perkasa, dan PT BDA, justru lebih banyak mempekerjakan tenaga kerja dari luar daerah dibandingkan warga lokal.
”Pekerjanya bukan dari masyarakat Barito Utara. Padahal, seharusnya keberadaan industri mampu membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi putra-putri daerah,” kata dia, Kamis (22/1/2026).
Legislator ini menegaskan bahwa perusahaan wajib berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.
Ia mendesak Dinas Tenaga Kerja untuk melakukan pengawasan lebih intensif dan memastikan perusahaan menjalankan kewajiban pemberdayaan tenaga kerja lokal.
”Kami mendesak pemerintah daerah menindaklanjuti ini. Perusahaan yang beroperasi di Barito Utara wajib patuh dan memprioritaskan tenaga kerja lokal,” pungkasnya.(man)
















































