Hadapi Defisit APBD 2026, PKB Desak Prioritas Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur Dasar
SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Fraksi PKB Barito Utara menyatakan belanja daerah harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat, mulai pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi kerakyatan dan jaring pengaman sosial menjadi perhatian khusus.
Pada sektor pendidikan, Partai besutan Gus ini meminta agar alokasi anggaran 20 persen benar-benar diarahkan untuk peningkatan sarana sekolah, mutu guru, serta pemerataan akses di desa-desa terpencil.
Untuk sektor kesehatan, penguatan layanan Puskesmas, Pustu, dan peningkatan kualitas RSUD diminta menjadi prioritas, termasuk pengadaan obat dan alat kesehatan yang harus transparan dan bebas dari kepentingan tertentu.
Selanjutnya di bidang infrastruktur dinilai sangat penting bagi konektivitas wilayah pedalaman. Jalan antar desa dan kecamatan di Teweh Selatan, Lahei, Gunung Purei, dan sekitarnya menjadi sorotan.
“Pemerataan pembangunan harus menjadi asas utama,” jelas Fraksi PKB, yang dipimpin oleh H. Al Hadi, dengan Sekretaris H. Nurul Anwar, melalui juru bicara Suhendra, Jumat (21/11/2025)
Termasuk program ekonomi kerakyatan, seeprti pemberdayaan UMKM, petani, pekebun, dan nelayan sungai, serta jaring pengaman sosial dengan data penerima yang akurat dan bebas intervensi politik.(iis)
















































