Pemkab Barito Utara

Peran Keluarga Kunci Utama Tangkal Radikalisme Sejak Dini

SUDUTKALTENG, Muara Teweh – Pergerakan paham radikal yang mulai menyasar generasi muda melalui ruang digital menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Menanggapi fenomena tersebut, TP PKK Kabupaten Barito Utara bersinergi dengan perwakilan Densus 88 AT Polri menggelar Sosialisasi Paham Radikalisme bagi Anak dan Remaja di Gedung Balai Antang, Muara Teweh.

​Kegiatan preventif ini menghadirkan Iptu Ganjar Satriono, S.Sos. (Panit Satgas Wil Kalteng) sebagai narasumber utama, serta diikuti oleh perwakilan siswa SLTA se-Kabupaten Barito Utara dan Duta GenRe.

Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ketua GOW Barito Utara, Mira Apriyantinada, menyatakan agenda ini bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung pembinaan generasi muda.

​TP PKK berharap agar anak-anak dan remaja memiliki pemahaman yang benar untuk menangkal pengaruh radikalisme sejak dini. Dalam pesannya, ia menekankan keluarga memegang peran sentral sebagai pelindung utama anak.

“Peran keluarga sangatlah penting dalam membimbing dan mengawasi perkembangan anak agar mereka tumbuh dengan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan cinta tanah air,” kata Mira menyampaikan pesan Ny. Hj. Maya Savitri.

Dalam sesi pemaparan materi, Iptu Ganjar Satriono mengungkapkan pola penyebaran radikalisme saat ini kerap memanfaatkan media sosial dan pergaulan yang tidak terkontrol. Anak dan remaja menjadi target utama karena proses pencarian jati diri yang masih berlangsung.

“Literasi digital, pengawasan orang tua, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan sejak dini menjadi kunci dalam mencegah penyebaran paham radikal di kalangan generasi muda,” ungkap dia.

Kegiatan ini diakhiri dengan ajakan kolaborasi kepada seluruh elemen masyarakat. TP PKK Barito Utara meyakini bahwa sinergi antara keluarga, sekolah, dan aparat penegak hukum adalah fondasi utama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

​Diharapkan, dengan kegiatan ini generasi muda di Barito Utara tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki imunitas yang kuat terhadap segala bentuk paham yang mengancam persatuan bangsa.(man)

Back to top button