Shalahuddin Paparkan Strategi Normalisasi Sungai Bengaris dan Pengendalian Banjir
SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Menjawab keresahan masyarakat terkait isu lingkungan, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin memaparkan strategi penanggulangan banjir di Rapat Paripurna di Gedung DPRD beberapa hari lalu. Pemerintah daerah menargetkan pembangunan infrastruktur pengendali banjir dan normalisasi Sungai Bengaris akan rampung 100% pada tahun 2029.
“Artinya, kita kerja keras untuk memastikan aliran air lancar,” kata Shalahuddin mengutip keterangan Diskominfosandi.
Fokus utama juga diarahkan pada optimalisasi TPS 3R di Kelurahan Lanjas serta penerapan sistem sanitary landfill di TPA untuk mencapai target penurunan sampah hingga 33,1% pada tahun 2030.
Seluruh indikator itu telah diintegrasikan ke dalam program perangkat daerah guna memastikan pelaksanaan berjalan efektif, terukur, dan tepat sasaran.
“Kami tidak hanya bicara sola teori, tapi sudah siapkan langkah konkret yang terukur dalam dokumen RPJMD kita,” ungkapnya.
Shalahuddin menyebut, dokumen RPJMD Barito Utara telah selaras dengan RPJMN yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto serta RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah.
Penyelarasan ini tertuang secara eksplisit dalam struktur dokumen guna menjamin kebijakan lokal memiliki kaitan kuat dengan target pembangunan nasional.
“Keselarasan tersebut tidak hanya bersifat naratif, tetapi tertuang secara eksplisit dalam struktur dokumen pada Bab III, Tabel 3.1,” terangnya.(man)
















































