Nasional

Viral! Anggota DPRD Jember Main Game & Merokok Saat Rapat Kesehatan

SUDUT KALTENG, Jember – Jagat media sosial dihebohkan dengan aksi tidak terpuji seorang oknum wakil rakyat di Jember, Jawa Timur. Anggota Komisi D DPRD Jember, Achmad Syahri As-Siddiqi, terekam kamera diduga sedang bermain game online sambil merokok di tengah rapat resmi yang membahas layanan kesehatan masyarakat.

Video singkat itu mendadak viral setelah diunggah oleh akun Instagram @pak_jitu dan menyebar luas sejak Senin (11/5/2026).

Ironisnya, perilaku ini terjadi di tengah agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dihadiri oleh Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, hingga seluruh kepala puskesmas se-Kabupaten Jember.

Dalam rekaman yang beredar, Syahri tampak menatap layar ponsel dengan gerakan jari khas pemain game. Tak hanya itu, ia juga terlihat santai memegang rokok di dalam ruang rapat yang merupakan area tertutup dan formal.

Warganet pun langsung melayangkan kritik tajam. Banyak yang menyayangkan sikap politikus muda dari Partai Gerindra tersebut karena dianggap meremehkan isu kesehatan masyarakat yang sedang dibahas.

Sosok Syahri Assidiqi sendiri diketahui merupakan putra sulung dari Achmad Fadil Muzakki Syah (Lora Fadil), mantan anggota DPR RI. Sang ayah sebelumnya juga pernah viral karena membawa tiga istrinya saat pelantikan serta tertangkap kamera tertidur saat sidang paripurna.

Setelah gelombang kritik tak terbendung, Achmad Syahri As-Siddiqi akhirnya muncul ke publik untuk menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf pada Kamis (14/5/2026). Ia mengaku khilaf atas perbuatan yang telah menimbulkan kegaduhan tersebut.

​”Saya dengan rendah hati meminta maaf kepada masyarakat Jember, khususnya kepada Ketua Umum Gerindra (Prabowo Subianto) dan juga kepada DPP Gerindra atas apa yang sudah beredar,” ujar Syahri dalam sebuah unggahan video.

​Ia menyadari bahwa tindakannya adalah sebuah kesalahan besar dan menyatakan siap menerima konsekuensi, baik dari internal partai maupun dari dewan.

“Saya sadar, saya khilaf. Semoga ini jadi pembelajaran. Saya siap disanksi oleh partai dan juga oleh DPRD Kabupaten Jember,” ucapnya lagi.

Merespons kejadian ini, Ketua DPRD Jember, Abdul Halim, segera mengambil tindakan tegas. Pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas nama lembaga dan memastikan kasus ini akan diproses secara formal.​

“Tentunya ini akan ada proses menyangkut etika DPRD melalui Badan Kehormatan (BK). Kami juga sudah menegur yang bersangkutan secara langsung,” tegas Halim, Rabu (13/5/2026).

Tak hanya di tingkat daerah, DPP Partai Gerindra juga akan memanggil Syahri untuk menjalani sidang pada hari Jumat di DPP Mahkamah Partai Jakarta.(***)

Back to top button