Rayaniatie Djangkan Minta Anggaran Gumas Lebih Banyak Dialokasikan untuk Kebutuhan Dasar
KUALA KURUN – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Rayaniatie Djangkan, meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama seluruh perangkat daerah lebih selektif dalam menyusun dan mengalokasikan anggaran daerah.
Menurutnya, setiap program dan kegiatan yang direncanakan harus memiliki urgensi yang jelas serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rayaniatie menegaskan, kegiatan yang bersifat seremonial, rapat berulang yang tidak esensial, serta pola kegiatan lama yang dampaknya tidak langsung dirasakan masyarakat perlu dievaluasi dan dipangkas apabila tidak memiliki urgensi yang jelas.
“Anggaran daerah harus digunakan secara efektif dan efisien. Kegiatan yang sifatnya seremonial maupun rapat yang berulang-ulang tetapi tidak memberikan dampak nyata sebaiknya dievaluasi dan dikurangi,” ujarnya, Rabu, 26 Agustus 2026.
Ia menilai, efisiensi anggaran bukan sekadar mengurangi belanja, tetapi memastikan setiap rupiah yang dialokasikan melalui APBD memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Menurutnya, hasil efisiensi tersebut dapat dialihkan untuk membiayai sektor-sektor yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat, terutama pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan, pelayanan kesehatan, serta peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Gunung Mas.
Dia mengatakan, kondisi infrastruktur jalan masih menjadi salah satu kebutuhan yang perlu mendapat perhatian serius. Infrastruktur jalan yang baik dinilai penting untuk mendukung mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta membuka akses masyarakat terhadap berbagai pelayanan dasar.
Di sektor kesehatan, ia mendorong agar dukungan anggaran diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit maupun puskesmas.
Hal tersebut mencakup pemenuhan sarana dan prasarana serta kebutuhan tenaga kesehatan sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang cepat, layak, dan berkualitas.
Sementara di bidang pendidikan, pemerintah daerah diminta memastikan anggaran benar-benar mendukung proses belajar mengajar dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pemenuhan fasilitas pendidikan, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta pemerataan akses pendidikan, menurutnya, harus menjadi bagian dari prioritas penganggaran daerah.
Rayaniatie berharap TAPD dan seluruh perangkat daerah membangun komitmen bersama dalam melakukan efisiensi sekaligus menyusun skala prioritas anggaran secara objektif.
Dengan perencanaan yang lebih tepat sasaran, ia berharap APBD Kabupaten Gunung Mas dapat memberikan dampak yang lebih besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Jangan sampai anggaran habis untuk kegiatan yang manfaatnya hanya dirasakan sesaat. Kita harus berani mengubah pola lama dan memprioritaskan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (As)





































