85 Stand UMKM Manjakan Warga di Pasar Ramadan
SUDUTKALTENG, Muara Teweh – Semarak bulan suci Ramadan 1447 Hijriah mulai terasa di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara membuka gelaran tahunan Pasar Ramadan (Pasar Wadai) yang dipusatkan di area Masjid Shiratal Mustaqym, Jalan Imam Bonjol, Muara Teweh, Kamis (19/2/2026).
​Acara pembukaan dilakukan langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, bersama Wakil Bupati Felix Sonadie dan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Menariknya, setelah prosesi peresmian, Bupati dan rombongan langsung berkeliling mengunjungi setiap stan, menyapa ramah para pedagang satu per satu.
Ada yang berbeda pada pelaksanaan tahun ini. Lokasi pasar yang biasanya berada di depan Water Front City atau depan SMAN 1 Muara Teweh, kini dialihkan ke kawasan Masjid Shiratal Mustaqym.
​Shalahuddin menjelaskan, keputusan ini hasil evaluasi dan masukan dari masyarakat serta kepala OPD untuk memastikan kenyamanan penjual maupun pembeli.
“Tahun ini lokasi kita pindah. Alasan utamanya adalah kenyamanan. Jika di depan Water Front City, kita khawatir terdampak banjir sehingga harus pindah-pindah. Sementara jika di depan SMAN 1, lokasinya terlalu padat dan dikhawatirkan mengganggu aktivitas belajar siswa di pagi hari,” ungkapnya.
Pasar Wadai tahun ini diikuti oleh 85 pelaku usaha. Rinciannya terdiri dari 35 Stand Kue basah/tradisional, 26 Stand Lauk pauk dan makanan serta 20 Stand Aneka minuman.
​”Tujuannya jelas, untuk mempermudah warga mendapatkan keperluan berbuka, meningkatkan ekonomi UMKM, serta melestarikan kuliner khas daerah kita,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, Dewi Handayani.
Sejak dibuka sore hari, masyarakat mulai memadati area pasar. Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati yang menyapa langsung para pedagang menambah kehangatan suasana pembukaan.
​Di sela-sela kunjungan rombongan bupati, Muhsin, salah satu pedagang kue basah yang ikut berjualan, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar Ramadan tahun ini.
Ujar dia, pemilihan lokasi baru di depan Masjid Shiratal Mustaqym memberikan rasa aman bagi para pedagang.
“Alhamdulillah, lokasi kali ini lebih tenang. Kami tidak was-was lagi soal banjir kalau hujan deras turun. Selain itu, aksesnya juga mudah dijangkau pembeli yang baru pulang kerja atau yang baru selesai salat di masjid,” ungkap Muhsin sembari melayani pembeli.
​Muhsin berharap, selama sebulan penuh ke depan, kondisi cuaca tetap bersahabat sehingga omzet penjualannya bisa meningkat dibandingkan tahun lalu.(man)
















































