Barito Utara Siagakan 150 Personel dan Patroli Pusdalops 24 Jam
SUDUT KALTENG, Palangka Raya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara memperkuat kesiapsiagaan dalam menanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sebanyak 150 personel disiagakan untuk mengantisipasi potensi kebakaran di wilayah rawan.​
Kesiapan tersebut dipaparkan langsung oleh Bupati Barito Utara H. Shalahuddin dalam Rapat Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang, Palangka Raya, Kamis (3/9/2026).
Shalahuddin menjelaskan bahwa total kekuatan personel BPBD terbagi atas 80 personel Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC), serta 70 personel cadangan.
Penanganan di lapangan juga didukung oleh kolaborasi lintas sektor yang solid, meliputi Masyarakat Peduli Api (MPA) 45 Regu, ​Desa Tangguh Bencana (Destana) 3 Desa​, Unsur Gabungan TNI, Polri, Manggala Agni, Damkar, KPHP, dan sektor swasta/dunia usaha.
Guna menunjang kelancaran operasional di lapangan, BPBD Barito Utara mengerahkan sejumlah armada dan peralatan teknis, di antaranya ​23 Unit Mobil Tangki Air​, 7 Unit Mobil Rescue Double Cabin, ​1 Unit Mobil Pick-Up​Armada, Motor Trail serta peralatan pendukung pemadaman darat lainnya.
Shalahuddin menegaskan bahwa seluruh tim bekerja secara aktif mulai dari sosialisasi, patroli rutin, pemadaman dini, hingga pengoperasian Pos Komando Pengendalian Operasi (Pusdalops) selama 24 jam nonstop setiap hari.
​“Penguatan pos lapangan dan sarana prasarana di wilayah prioritas menjadi kebutuhan penting untuk mempercepat waktu respons,” tegas H. Shalahuddin.
Pemkab Barito Utara berkomitmen mengedepankan deteksi dini dan tindakan cepat guna meminimalisir dampak Karhutla bagi lingkungan dan masyarakat. (man)
















































