Umum

Kapan Malam Lailatul Qadar? Simak Prediksi dan Tanda-tandanya

SUDUTKALTENG – Umat Islam di seluruh dunia kini memasuki fase 10 malam terakhir bulan Ramadan 1447 H. Salah satu momen yang paling dinantikan adalah datangnya Lailatul Qadar, malam penuh kemuliaan yang lebih baik daripada seribu bulan.

​Lantas, kapan malam Lailatul Qadar terjadi?Berdasarkan hadis Rasulullah SAW, umat Muslim dianjurkan untuk mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Mengingat perbedaan metode hisab dalam menetapkan awal Ramadan.

Para ulama sepakat bahwa dirahasiakannya waktu pasti Lailatul Qadar merupakan hikmah agar umat Islam bersungguh-sungguh meningkatkan ibadah sepanjang sepuluh malam terakhir, tidak hanya terpaku pada satu malam saja.

Meski tidak ada yang tahu pasti kapan malam tersebut turun, terdapat beberapa tanda malam Lailatul Qadar yang disebutkan dalam hadis, antara lain malam terasa damai, tidak terlalu panas, dan tidak terlalu dingin.

Selanjutnya langit tampak bersih, tidak mendung, dan tidak ada hujan atau angin kencang, seseorang yang beribadah akan merasakan ketenangan hati dan kekhusyukan yang luar biasa.

Tanda yang paling umum adalah matahari terbit pada pagi harinya dengan cahaya yang lembut, berwarna putih pucat, dan tidak menyilaukan mata.

Malam Lailatul Qadar memiliki banyak keutamaan, antara lain lebih baik dari seribu bulan yang mana ibadah pada malam ini pahalanya setara ibadah selama lebih dari 83 tahun.

Turunnya malaikat dan rahmat Allah akan membawa keberkahan dan ketenangan bagi yang menghidupkan malam tersebut. Dan pengampunan dosa bagi siapa yang beribadah dengan iman dan ikhlas, diampuni dosanya.

Untuk meraih keutamaan di malam yang mulia ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan seperti mendirikan salat malam (Tarawih, Tahajud, dan Witir).

Memperbanyak membaca Al-Qur’an, memperbanyak zikir dan doa, khususnya doa yang diajarkan Rasulullah SAW:

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”

(Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku).

Berikut adalah perkiraan malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan:

  • ​Malam 21 Ramadan: Selasa malam, 10 Maret 2026.
  • ​Malam 23 Ramadan: Kamis malam, 12 Maret 2026.
  • ​Malam 25 Ramadan: Sabtu malam, 14 Maret 2026.
  • ​Malam 27 Ramadan: Senin malam, 16 Maret 2026.
  • ​Malam 29 Ramadan: Rabu malam, 18 Maret 2026.

Catatan: Jadwal dapat bergeser tergantung pada ketetapan awal Ramadan di masing-masing wilayah atau organisasi.

Mari manfaatkan sisa waktu di bulan suci ini dengan meningkatkan kualitas ibadah untuk mendapatkan rida dan keberkahan dari Allah SWT.

Back to top button