Nyesek! Dua Kali Kena Tiang, Timnas Indonesia Takluk 0-1 dari Bulgaria
SUDUT KALTENG, Jakarta – Perjuangan luar biasa Timnas Indonesia di ajang FIFA Series harus berakhir dengan kepala tegak meski skor tak berpihak. Skuad Garuda harus merelakan gelar juara kepada Bulgaria setelah kalah tipis 0-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Meski mendominasi permainan, keberuntungan tampaknya belum menaungi anak asuh John Herdman dalam partai puncak yang penuh tensi ini.
Petaka bagi Indonesia datang pada menit ke-35. Berawal dari penetrasi cepat Zdravko Dimitrov, bek naturalisasi Indonesia, Kevin Diks, dianggap melakukan pelanggaran di area terlarang.​
Setelah melakukan tinjauan VAR, wasit akhirnya menunjuk titik putih. Marin Petkov tak menyia-nyiakan peluang. Tendangannya mengecoh kiper Indonesia dan mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk Bulgaria. Skor ini bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, John Herdman menginstruksikan pasukannya untuk tampil lebih menekan. Hasilnya, Indonesia benar-benar mengurung pertahanan Bulgaria.
Menit ke-72, Ole Romeny hampir saja meledakkan gemuruh SUGBK. Melihat posisi kiper Bulgaria yang terlalu maju, Ole melepaskan tembakan lambung cerdik.
Sial bagi Indonesia, bola yang sudah melewati kiper justru membentur mistar gawang timnas peringkat 87 dunia itu dengan keras.
Tekanan terus berlanjut. Kali ini Rizky Ridho naik membantu serangan. Di menit 85 melalui skema kemelut, ia melepaskan tendangan keras yang berhasil ditepis tipis oleh kiper Bulgaria.
Bola muntah kembali menghantam mistar gawang seolah gawang tim tamu memang sedang terkunci malam itu.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-1 tetap bertahan untuk kemenangan tim tamu. Meski gagal mengangkat trofi, statistik menunjukkan Timnas Indonesia tampil sangat dominan.
Kekalahan ini memang menyakitkan, namun performa menjanjikan kontra tim Eropa sekelas Bulgaria membuktikan jika Timnas Indonesia kini bukan lagi tim yang bisa dipandang sebelah mata di kancah internasional.***
















































