Barito UtaraPeristiwa

Anak 6 Tahun Diduga Tenggelam di Desa Pepas Barito Utara

SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun terseret arus Sungai Barito di depan pelabuhan Desa Pepas, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara. Korban diduga terpeleset saat bermain sebelum hanyut, Selasa (12/5/2026) siang.

Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, melalui Kapolsek Montallat, Ipda Raden Komarudin, membenarkan kejadian itu.

“Iya bang. Ini lagi pencarian di sekitar TKP,” katanya kepada media ini, Selasa petang.

Ipda Raden Komarudin menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. korban bernama Ahmad Ansyari Amrullah sedang asyik bermain bersama rekannya, Ahmad Rapa’al Parabi, di area pelabuhan Desa Pepas.

Korban tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke dalam aliran Sungai Barito yang cukup dalam. Tubuh mungil korban seketika hilang tertelan arus di depan lanting pelabuhan.

​”Teman korban yang melihat langsung berlari memberitahu orang tua korban, saudara Rodi Hartono,” jelas Kapolsek.

Pihak keluarga dibantu warga sekitar segera melakukan upaya pencarian awal. Namun, hingga berita ini diturunkan, keberadaan Ahmad belum juga ditemukan.

Pihak kepolisian dari Polsek Montallat bersama jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Pepas telah terjun ke lokasi untuk memimpin proses penyisiran.

Dihubungi terpisah, Kabid Kedaruratan, Logistik, dan Sarana Prasarana BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, mengatakan pihaknya telah memberangkatkan personel ke lokasi.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Basarnas Palangka Raya, dan saat ini satu tim Basarnas sudah otw juga,” tutupnya.(man)

Back to top button