BIS Group Latih Pemuda Barito Utara Jadi Operator Handal
SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Sebanyak 12 pemuda dari desa sekitar operasional pertambangan di Barito Utara ikuti program Green Training Operator BARA INDAH SINERGI (BIS) Group. Program pelatihan operator alat berat ini komitmen perusahaan dalam memberdayakan masyarakat lokal.
Para peserta warga dari Desa Lemo I, Desa Lemo II, dan Desa Kamawen. Mereka berhasil lolos setelah melalui tahapan seleksi yang diikuti oleh 24 pendaftar, meliputi tes kemampuan intelektual, psikotes, hingga pemeriksaan kesehatan.
Pelatihan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BIS Group ini tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis pengoperasian alat berat, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, kepemimpinan, integritas, keselamatan kerja, serta pengelolaan lingkungan sesuai prinsip Good Mining Practice.
Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Unggul Nusantara, Taufiq Alathas, menyampaikan bahwa pembinaan ini merupakan pintu masuk bagi pemuda desa sekitar tambang untuk meraih masa depan yang lebih cerah.
​”Pembinaan yang dilakukan memang keras, tetapi hal itu akan menjadi modal kemampuan yang dapat diimplementasikan di masa depan,” kata Taufiq, Rabu (5/8/2026).
Taufiq berujar, keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan kompetensi adalah bentuk penciptaan nilai bersama (creating shared value) antara perusahaan dan warga sekitar.
“Kami ingin membangun generasi muda yang unggul agar mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa depan. Keberhasilan industri tidak hanya diukur dari capaian produksi, tetapi juga dari manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Harapan besar terhadap potensi pemuda lokal juga disampaikan oleh Arindra Yogiswara, Trainer BIS Group jobsite Unggul Nusantara. Menurut dia, program ini menjadi wadah untuk membuktikan kualitas tenaga kerja daerah.
​”Saya ingin membuktikan bahwa masyarakat lokal sebenarnya sangat mampu dan kompeten jika diberikan kesempatan. Kami ingin membentuk mindset dan karakter mereka menjadi operator yang berkualitas dan berdedikasi,” ungkapnya.
KTT PT Lautan Hutan Lestari, Ragil Winahyu, menambahkan bahwa lulusan GTO dirancang untuk memiliki keterampilan serbaguna yang tidak hanya terbatas pada industri pertambangan, tetapi juga sektor industri lainnya.
​Kepala Desa Lemo I, Nurifansyah, menyampaikan terima kasih atas kepedulian BIS Group terhadap peningkatan keahlian warga desanya.
​”Terima kasih kepada manajemen BIS Group. Semoga kegiatan ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang sehingga lebih banyak lagi warga lokal yang mendapat kesempatan memperoleh keahlian dan bersaing di dunia kerja,” tandasnya. (*)
















































