Olahraga

Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Pesta Juara Barcelona, Dunia Heboh!

SUDUT KALTENG, Barcelona – Pesta juara FC Barcelona di jalanan Catalan berubah menjadi momen bersejarah yang menggetarkan dunia. Di tengah lautan manusia yang merayakan gelar juara Liga Spanyol musim 2025/2026, bintang muda fenomenal, Lamine Yamal, mengibarkan bendera Palestina.

Sekitar 750.000 pendukung tumpah ruah ke jalanan Barcelona untuk menyambut parade bus terbuka para pemain.

Meski sedang dalam masa pemulihan cedera, Lamine Yamal tetap ikut serta dalam perayaan, Senin (11/5/2026).

Di atas bus yang bergerak membelah kota, Yamal tampak membentangkan bendera Palestina.

Tindakan ini seketika viral di media sosial dan menuai reaksi luas, tidak hanya dari kalangan pecinta sepak bola, tetapi juga mendapat apresiasi resmi dari negara Palestina.

​Aksi Yamal ini bahkan sampai ke telinga petinggi negara. Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, memberikan tanggapannya.

Sánchez menegaskan bahwa apa yang dilakukan Yamal selaras dengan posisi diplomatik Spanyol selama ini.

Aksi Lamine Yamal dianggap sebagai representasi dari gelombang kesadaran baru di Eropa yang menolak bungkam terhadap krisis kemanusiaan di Palestina.

Barcelona Segel Gelar Juara Usai Bungkam Real Madrid di El Clasico

Sejarah ini tercipta setelah Barcelona berhasil mengunci gelar juara La Liga melalui kemenangan dramatis dalam laga bertajuk El Clasico di Camp Nou, Senin (11/5/2026).

Tim asuhan Hansi Flick sukses menumbangkan rival abadi mereka, Real Madrid, dengan skor meyakinkan 2-0.

Kemenangan ini memastikan trofi jatuh ke tangan Blaugrana lebih cepat. Dengan koleksi 91 poin dari 35 pertandingan, perolehan angka Barcelona secara matematis sudah tidak mungkin lagi dikejar oleh para pesaingnya.

Barcelona tampil agresif sejak menit awal dan berhasil menghancurkan pertahanan Los Blancos hanya dalam waktu kurang dari 20 menit.

Menit ke-9, Marcus Rashford memecah kebuntuan lewat eksekusi tendangan bebas spektakuler. Bola meluncur deras ke pojok kanan atas gawang tanpa mampu dihalau kiper Madrid.

Ferran Torres menggandakan keunggulan di menit ke-18 melalui penyelesaian dingin, memanfaatkan umpan back-pass tumit yang jenius dari Dani Olmo. Kemenangan 2-0 bertahan hingga akhir laga.(***)

Back to top button