PAW Anggota DPRD dari Golkar, Calon Pengganti Diambil dari Dapil I
SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Barito Utara dari partai Golkar hingga saat ini dipastikan masih terus berjalan. Mekanisme pengisian kursi kosong ditegaskan akan tetap mengacu penuh pada regulasi dan perolehan suara pada pemilu legislatif lalu.
Ketua DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Barito Utara, Sri Neni Trianawati, menjelaskan bahwa penentuan figur yang akan menduduki kursi legislatif tersebut akan diambil dari Daerah Pemilihan (Dapil) I.
Sesuai dengan aturan perundang-undangan, posisi yang ditinggalkan akan diserahkan kepada kader yang mengantongi modal suara sah terbesar berikutnya di dapil yang sama.
​“Calon pengganti akan ditetapkan berdasarkan mekanisme PAW yang mengacu pada perolehan suara terbanyak berikutnya di Daerah Pemilihan (Dapil) I,” kata Sri Neni, Selasa (9/6/2026).
Meskipun acuan perolehan suara sudah jelas, Sri Neni menambahkan bahwa pihak internal partai tidak bisa melangkahi prosedur hukum yang ada.
Saat ini, kepastian mengenai nama definitif calon anggota dewan yang baru masih harus melewati verifikasi dan ketetapan resmi dari pihak penyelenggara pemilu.​ Proses administrasi saat ini telah bergulir secara berjenjang.
Berdasarkan surat instruksi dari DPP Golkar kepada DPD Golkar Provinsi Kalimantan Tengah, berkas tindak lanjut PAW kini sudah sampai ke meja Gubernur Kalimantan Tengah.
​“Kami masih menunggu keputusan dari KPU terkait siapa yang nantinya ditetapkan sebagai pengganti,” jelas dia sembari berharap seluruh rangkaian birokrasi ini bisa diselesaikan tanpa hambatan yang berarti.
Percepatan pemenuhan mekanisme PAW di Dapil I ini dinilai sangat krusial. Hal ini agar internal DPRD Barito Utara bisa kembali bekerja dengan kekuatan penuh dalam mengawal aspirasi masyarakat luas.
​“Kami berharap proses ini dapat segera rampung sehingga kursi yang kosong bisa segera terisi dan kinerja DPRD—baik dalam hal legislasi, penganggaran, maupun pengawasan tetap berjalan maksimal,” harapnya. (man)
















































