Agenda Gowes Bareng Dapat Dukungan Dewan
SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Momen Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara dan Hari Bhayangkara ke-80 dinilai menjadi ajang memperkuat sinergi pembangunan daerah. Langkah Pemkab Barito Utara bersama Polres Barito Utara yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam Gowes Bareng pun mendapat dukungan dari pihak legislatif.
Anggota DPRD Barito Utara, H. Nurul Anwar, menyatakan kegiatan massal seperti ini merupakan wujud dari komitmen Bupati dalam membangun daerah secara inklusif dan merangkul seluruh elemen masyarakat.
Menurut rencana, kegiatan olahraga bersama ini akan digelar pada Minggu, 12 Juli 2026, dengan titik start dan finish di Bundaran Buah, Muara Teweh, mulai pukul 06.00 WIB.
“Gowes bareng ini membuktikan pemerintah hadir langsung di tengah-tengah warganya, tidak hanya bekerja di balik meja kantor,” katanya.
Politisi PKB ini menyebut, agenda gowes bareng ini bukan sekadar ajang olahraga atau hiburan musiman. Lebih dari itu, momentum ini menjadi ruang strategis untuk mempererat kemitraan dan sinergi antara pihak eksekutif, legislatif, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mengawal roda pembangunan di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
Dukungan yang diberikan oleh legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Barito Utara ini sejalan dengan konsistensinya selama ini sebagai mitra kritis namun konstruktif bagi pemerintah daerah.
Dalam berbagai kesempatan, H. Nurul Anwar kerap menyuarakan pentingnya percepatan pembangunan daerah melalui pemerataan infrastruktur dan program pemberdayaan masyarakat yang berkeadilan.
​“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk membangun kedekatan. Ini menunjukkan kebersamaan yang kuat, di mana semua elemen bergerak seirama demi kemajuan daerah yang kita cintai,” ujarnya.
Untuk menyukseskan acara yang menargetkan 1.500 peserta ini, panitia pelaksana telah membuka pendaftaran secara gratis bagi umum di Sekretariat Panitia HUT ke-76 atau secara langsung di lokasi acara pada hari-H.
Kegiatan juga akan diisi dengan senam bersama, panggung hiburan musik lokal, serta melibatkan pelaku UMKM melalui area bazar untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan.(man)
















































