Legislator Barito Utara Ajak Warga Cegah Karhutla
SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Parmana Setiawan, mendukung atas ketegasan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum yang tidak berkompromi terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun ini. Langkah mitigasi bencana secara terukur dan cepat ini diperkuat dalam Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana (Sarpras) di halaman Mapolres Barito Utara.
Legislator PKB ini menilai, sinergi antara Pemkab, Polri, TNI, dan instansi teknis sangat krusial mengingat wilayah Barito Utara tengah menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang berpotensi memicu kekeringan panjang.
“Kesiapsiagaan ekstra ini menjadi mendesak karena adanya ancaman fenomena Godzilla El Nino, istilah untuk El Nino ekstrem akibat pemanasan suhu permukaan laut masif di Samudra Pasifik yang diprediksi melanda Indonesia mulai April hingga Oktober,” kata Parmana, Minggu (19/4/2026).
Sekda Barito Utara, Muhlis, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak di lapangan. ”Fenomena El Nino Godzilla menuntut kita untuk bekerja lebih ekstra. Kehadiran kita hari ini adalah bukti kesiapsiagaan kita. Jangan sampai kabut asap mengganggu kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat kita di Barito Utara,” tegas Muhlis, sebuah pesan yang dinilai H. Parmana Setiawan sebagai alarm penting bagi semua elemen daerah.
Selain kesiapan fisik personel, H. Parmana Setiawan juga mengapresiasi strategi Kapolres Barito Utara yang meningkatkan patroli gabungan di titik rawan serta memanfaatkan teknologi aplikasi pemantauan titik panas (hotspot) sebagai ujung tombak deteksi dini. Pihak legislatif sepakat bahwa langkah paling efektif dalam menyikapi potensi karhutla ini adalah pencegahan sejak dini melalui edukasi.
“Kami tidak hanya siap memadamkan, tapi kami mengutamakan pencegahan. Sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar terus kami masifkan,” ungkap Kapolres Barito Utara dalam pernyataannya.
Dengan begitu, kata Kapolres diharapkan mampu menekan risiko bencana kabut asap di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.(man)
















































