Ditegur Mokel, Preman Kampung di Garut Ancam Bunuh Kapolsek
SUDUT KALTENG, Garut – Sebuah video yang memperlihatkan aksi perkelahian antara seorang Kapolsek dengan seorang pria yang diduga preman kampung viral di media sosial.
Pemicu keributan diduga karena ketidakterimaan pria yang diketahui bernama Tio alias Tito Kobra saat ditegur oleh aparat terkait tindakannya makan di siang hari atau mokel pada bulan suci Ramadan.
Peristiwa bermula saat Kapolsek Pakenjeng, Iptu Muslih Hidayat, bersama seorang Camat di Garut melakukan teguran kepada Tio. Bukannya menerima teguran dengan baik, ia justru bereaksi agresif.
Ia pun melontarkan ancaman pembunuhan ke Kapolsek dan Camat. Ketegangan pun tidak terelakkan hingga berujung pada aksi perkelahian di pinggir jalan, tepat di dekat kendaraan dinas kepolisian.
Video yang diunggah oleh akun Instagram asligarut_ ini menuai beragam komentar dari warganet. Banyak dari mereka yang mendukung tindakan tegas aparat, namun ada pula yang mengapresiasi sisi humanis Iptu Muslih Hidayat.
”Di akhir video keren sekali, walau Pak Kapolsek di awal sangat emosi, tapi di akhir memaafkan dan mengelus kepalanya,” tulis salah satu warganet di kolom komentar.
Warganet lainnya mendorong proses hukum terhadap pelaku karena telah melakukan pengancaman dan membawa senjata tajam.
“Yang jadi masalah adalah membawa sajam dan mengancam membunuh Kapolsek. Itu yang bakal kena pasal, baiknya diproses,” timpal warganet lainnya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai status hukum pelaku pasca kejadian tersebut.***
















































