Peristiwa

Mediasi Kelompok Tani Ricuh, Camat di Kotim Diamuk Warga

SUDUT KALTENG, Sampit – Baru beberapa bulan bertugas, Zikrillah, Camat Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengalami kejadian nahas. Video berdurasi 35 detik di media sosial menunjukkan kondisi camat yang lemas dengan pakaian berantakan pasca kericuhan rapat kelompok tani di kantornya, Rabu (11/3/2026).

Insiden ini diduga kuat dipicu oleh sengketa berkepanjangan terkait pengelolaan lahan sawit seluas 1.800 hektare yang melibatkan kelompok tani di wilayah tersebut.

Kericuhan bermula saat pemerintah kecamatan memfasilitasi dialog antara kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktanhut Bagendang Raya.

Pertemuan tersebut dijadwalkan untuk meredam polemik yang sudah berlangsung cukup lama.​ Namun, suasana memanas ketika sebagian pihak mendesak Camat Zikrillah untuk menandatangani pengesahan kepengurusan baru Gapoktanhut.

Camat Zikrillah menolak desakan itu dengan alasan bahwa pengesahan kepengurusan bukan merupakan kewenangan langsung dari pemerintah kecamatan.

Meski di lokasi telah disiagakan aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri, situasi yang kadung memanas membuat kondisi sempat tidak terkendali.

Petugas sempat berupaya keras melindungi Camat Zikrillah agar tidak menjadi sasaran amuk massa lebih lanjut.

Hingga saat ini, kondisi terkini camat masih dalam penanganan medis, sementara aparat kepolisian dilaporkan tengah mendalami insiden pemukulan yang menimpa pejabat publik tersebut.***

Back to top button