Peristiwa

Hanyut Sejauh 148 KM, Balita Asal Lemo I Ditemukan Meninggal di Perairan Buntok

SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Perjalanan pencarian terhadap Sri Jimah (2), balita yang dilaporkan hilang di perairan Desa Lemo I, Kecamatan Teweh Tengah, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, akhirnya membuahkan titik terang.

Pada hari keempat pencarian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah perairan Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Jumat (20/3/2026).

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang mencari ikan pada Jumat pagi.

Saksi melihat sesosok jenazah mengapung di aliran Sungai Barito dan segera membawanya ke area Pelabuhan Pasar Lama Buntok (Barsel).

Kabid Darlog dan Logistik BPBD Barito Utara, Rizaldi Hadi, menyampaikan tim gabungan dari BASARNAS Palangkaraya, BPBD, Polairud, Disdamkarmat, TNI, serta Perangkat Desa Lemo I segera melakukan verifikasi data begitu menerima kabar penemuan di Buntok.

“Setelah diperlihatkan gambar dan video, orang tua korban membenarkan jasad tersebut adalah anaknya,” kata Rizali Hadi.

Penemuan ini cukup mengejutkan mengingat jarak lokasi penemuan di Buntok mencapai 148,28 KM dari titik awal jatuhnya korban di Desa Lemo I.

Arus Sungai Barito yang cukup deras diduga membawa jasad balita naas itu hingga melintasi batas kabupaten dalam waktu empat hari.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR gabungan yang melibatkan berbagai alutsista termasuk empat unit speedboat dari berbagai instansi resmi dinyatakan ditutup.

“Jenazahnya akan segera dipulangkan dari RSUD Buntok menuju rumah duka untuk proses pemakaman,” pungkasnya.(man)

Back to top button